SELAMAT DATANG DI BLOG ZAINAL MASRI-Di teriknya siang,Di kelamnya malam, Seribu kisah yang dapat ku nikmati dan rasakan, dalam mengejar cita2 ini,-SELAMAT MEMBACA DAN SEMOGA DAPAT MEMOTIVASI ADEK2KU GENERASI MUDA HARAPAN BANGSA UNTUK SELALU BERUSAHA DAN SELALU OPTIMIS DALAM MENGGAPAI CITA-CITA...

Kamis, 24 Oktober 2013

Allah yang memberikan yang terbaik buat Hamba Nya..

Teman, sahabat,….….apakah kamu percaya takdir? apabila dua orang telah digariskan untuk dapat  hidup bersama…maka…sejauh apapun mereka…sebanyak apapun rintangan yang menghalangi…sebesar apapun beda diantara mereka…sekuat apapun usaha dua orang tersebut untuk menghindarkannya…meski mereka tidak pernah komunikasi sebelumnya…
meski mereka sama sekali tidak pernah membayangkan sebelumnya…
meski mereka tidak pernah saling bertegur sapa…


PASTI tetap saja mereka akan bersatu….seakan ada magnet yang menarik mereka…
akan ada hal yang datang…untuk menyatukan mereka berdua….
akan ada suatu kejadian…yang membuat mereka saling mendekat…dan akhirnya bersatu…

namun…
apabila dua orang telah ditetapkan untuk tidak berjodoh…maka…sebesar apapun usaha mereka untuk saling mendekat…sekeras apapun upaya orang disekitar mereka untuk menyatukannya…sekuat apapun perasaan yang ada diantara mereka berdua…sebanyak apapun komunikasi diantara mereka sebelumnya…sedekat apapun…

PASTI…akan ada hal yang membuat mereka akhirnya saling menjauh…
ada hal yang membuat mereka saling merasa tidak cocok…
ada hal yang membuat mereka saling menyadari bahwa memang bukan dia yang terbaik….ada kejadian yang menghalangi mereka untuk bersatu…
bahkan ketika mereka mungkin telah menetapkan tanggal pernikahan…

namun…yang perlu dicatat disini adalah…

yakinlah…bahwa yang diberikan oleh Allah…

yakinlah…bahwa yang digariskan oleh Allah…

yakinlah…bahwa yang telah ditulis oleh Allah dalam KitabNya..

adalah…yang terbaik untuk kita….

adalah….yang paling sesuai untuk kita…

adalah…yang paling membuat kita merasa bahagia,,,,


karena Dialah…yang paling mengerti kita…lebih dari kita sendiri…
Dialah…yang paling menyayangi kita…Dialah…yang paling mengetahui apa-apa yang terbaik untuk kita…sementara kita hanya sedikit saja mengetahuinya…dan itupun hanya
berdasarkan pada persangkaan kita…dan….yang perlu kita catat juga adalah…

jika kita tidak mendapatkan suatu hal yang kita inginkan…itu bukan berarti bahwa kita tidak pantas untuk mendapatkannya….namun justru berarti bahwa…kita pantas…kita pantas mendapatkan yang lebih baik dari hal tersebut…
kita pantas mendapatkan yang lebih baik…shbt ku….lebih baik….

meskipun saat ini…mata manusia kita tidak memahaminya…
meskipun saat itu…perasaan kita memandangnya dengan sebelah mata…
meskipun saat itu…otak kita melihatnya sebagai sesuatu yang buruk….

Tidak…jangan terburu-buru menvonis bahwa engkau telah diberikan sesuatu yang buruk….bahwa engkau tidak pantas….karena kelak…engkau akan menyadarinya…
engkau akan menyadarinya perlahan…bahwa apa yang telah hilang darimu….bahwa apa yang tidak engkau dapatkan….bukanlah yang terbaik untukmu…bukanlah yang pantas untukmu…bukanlah sesuatu yang baik ,,,,untukmu….karena itu…shbtku…jangan mubazirkan perasaanmu…air matamu…waktumu….jangan kau umbar semua perasaan
cintamu ketika engkau tengah menjalin proses yg namanya pacaran…jangan kau umbar semua kekuranganmu…jangan kau ceritakan semuanya…jangan kau terlalu ngotot ingin dengannya…jika engkau mencintainya…karena belum tentu dia adalah jodohmu…pun jangan takut bila ternyata kalian tidak merasa cocok…karena Allah telah menetapkan yang terbaik untuk kalian…maka…memohonlah padaNya…mintalah padanya diberikan petunjuk…dan dijauhkan dari segala godaan yang ada…karena…cinta sebelum pernikahan…pada hakekatnya adalah sebuah cobaan yang berat…Dan…percayalah…jodoh itu tidak ada kaitannya dengan banyak sedikitnya kenalan…banyak sedikitnya teman perempuan sama sekali tidak…karena jika laki-laki yang terjaga maka Allahlah yang akan mengirimkan pendamping untuknya…karena laki-laki yang terjaga adalah laki-laki yang banyak didamba oleh seorang akhwat sejati…jadi…jagalah dirimu…hatimu…kehormatanmu…sebelum saatnya tiba…perbanyak bekalmu…dan doamu…yakinlah…bahwa Allah yang akan memilihkan yang terbaik untukmu…
amien…

Ya Allah…hindarilah kami dari segala harapan yang membawa kami kedalam bencana dan musibah y Allah..,dan berikanlah kami kejutan-kejutan yang dapat membawa kami kedalam kebahagiaan...

Kamis, 31 Januari 2013

AKU TAKUT KAMU TAK BAHAGIA


ORANG BIASA
(Voc: Zul Anggara)

Apa yang membuat dirimu
Bertahan untuk mencintai ku..
Sedangkan kau tau...
Aku orang biasa...
Yang Cuma punya rasa kasih dan cinta..


Mengapa tak kau turut saja...
Keinginan orang tua mu...
Bukankah dirinya...
Lebih pantas untuk mu...
Dibandingkan aku yang Cuma anak desa..


Reff:
Bukan-bukan ku tak cinta
Bukan pula tak sayang...
Kepada mu oh kasih ku...
Ku takut kau tak bahagia...

Sawah ladang dan cangkul
Sebagai teman ku...
Hari-hari ku lalui...
Itulah kehidupanku..
Ku hargai ketulusan mu..
Tak kan ku nodai...
Kesucian mu...

Lagu ini adalah yang terfaforit bagiku, Semasa menjadi Grou fans Club Jelita FM.103.9
Radio Dangdutnya Ranah Minang, karena aku ingin melukiskan gambaran liku-likunya kehidupanku...

 ***


 








IBU BERKATA KEPADA ANAKNYA




Seorang ibu berbicara dari hati ke hati kepada putrinya yang telah tumbuh menjadi gadis remaja,
“Anakku! Ibu telah memilihkan kehidupan yang bahagia untukmu, jauh sebelum kau lahir ke dunia ini.”
Gadis manis itu heran, “Bagaimana caranya, Bu?
Bukankah aku belum hadir di dunia waktu itu ?”

“Caranya dengan mencarikanmu ayah yang saleh. Dialah yang membawa kebahagiaan bagi keluarga kita, termasuk dirimu,” ujar si ibu. “Ibu ingin kebahagiaan itu berlangsung sepanjang hayatmu, di dunia dan akhirat,” sambungnya.

“Beritahu aku caranya, Bu?”
“Pilihlah calon suami yang akan memberi kebahagiaan dalam hidupmu,” tegas si ibu.
‘Agama membolehkanmu memilih suami yang tampan. Kau bisa senang punya pasangan yang enak dipandang. Tapi........”

“Kenapa? Memang kenapa dengan suami tampan?” tanya putrinya.

“Jika kesenanganmu tergantung pada ketampanannya, kau akan terpuruk saat ketampanannya itu lenyap. Kau pun bisa makan hati jika ketampanannya itu membuatnya merendahkan dirimu dan mempermainkanmu .”

Ibu yang lembut itu melanjutkan, “Agama kita mengizinkan kau memilih suami yang kaya. Kau akan senang hidup berkecukupan bahkan berkelebihan. Tapi...”
“Apa masalahnya punya suami kaya, bu ?”
“Jika kesenanganmu itu terletak pada harta, kau akan sengsara tatkala harta itu lenyap. Kau akan menderita karena dibayangi rasa takut miskin. Padahal kaya miskin dapat terjadi pada siapa saja dan kapan saja, karena kehidupan ini terus berputar.”

Si ibu kembali berbicara, “Agama mengizinkan kau memilih suami yang keturunan bangsawan, populer, atau berdarah ningrat. Kau akan senang ikut terangkat martabat bersamanya. Kau akan ikut disanjung dipuja berkat punya suami macam itu. Tapi…......”

“Kenapa dengan suami keturunan bangsawan dan ningrat, Bu?”
“Jika kesenanganmu terikat pada darah birunya, ketahuilah kehormatan itu bisa naik turun. Sekarang dia dihormati, dipuji, disegani, lain waktu dia akan dihina, dibuang, atau dicaci. Dalam kondisi itu kau akan ikut memikul derita yang teramat berat.”

“Bimbinglah aku, Bu! Aku ingin hidup bahagia dunia akhirat,” pinta gadis manis itu.
“Jangan khawatir, Anakku! Islam menganjurkan kau memilih suami yang mengutamakan Agamanya. Insya Allah, kebahagiaan dunia akhirat akan diberikannya kepadamu. Mungkin dia punya tampang biasa, namun dengan kesalehan dan cahaya takwanya akan membuatmu terpesona dalam bahagia. Boleh jadi hartanya belum ada, dengan kesalehannya mudah bagi Allah membuatnya kaya kapan saja. Tak masalah dia dari kalangan biasa, namun dengan kesalehannya, Allah yang akan meninggikan derajat dirinya dan dirimu.”

Gadis itu pun memeluk erat ibunya sambil tersenyum, “ Aku pilih hidup bahagia, ibu……… “.

Sahabat, coba deh kita renungi sejenak, betapa hebatnya konsep Allah SWT dalam memilihkan Jodoh buat kita, dibawah ini :

“Dan janganlah kamu nikahi wanita-wanita musyrik, sebelum mereka beriman. Sesungguhnya wanitabudak yang mukmin lebih baik dari wanita musyrik, walaupun dia menarik hatimu. Dan janganlah kamu menikahkan orang-orang lelaki musyrik (dengan wanita-wanita mukmin) sebelum mereka beriman. Sesungguhnya budak lelaki yang mukmin lebih baik dari lelaki musyrik walaupun dia menarik hatimu.Mereka mengajak ke neraka, sedang Allah mengajak ke surga dan ampunan dengan izin-Nya. Dan Allah menerangkan ayat-ayat-Nya (perintah-perin tah-Nya) kepada manusia supaya mereka mengambil pelajaran” (Q.s. Al-Baqarah: 221).

“ Perempuan dinikahi karena empat faktor. Karena hartanya, nasabnya, kecantikannya dan karena agamanya. Maka menangkanlah wanita yang mempunyai agama, engkau akan beruntung “. (HR. Bukhari, Muslim), ini juga berlaku sebaliknya

"Janganlah kamu menikahi perempuan karena kecantikannya, mungkin kecantikan itu akan membawa kerusakan bagi diri mereka sendiri. Dan janganlah kamu menikahi karena mengharap harta mereka, mungkin hartanya itu menyebabkan mereka sombong, tetapi nikahilah mereka atas dasar agama. Dan sesungguhnya hamba sahaya yang hitam lebih baik, asal ia beragama,” (HR. Baihaqi)

Minggu, 27 Januari 2013

PESAN IBU KEPADA ANAK


... PRIA IDAMAN ...

Seorang ibu berbicara dari hati ke hati kepada putrinya yang telah tumbuh menjadi gadis remaja,
“Anakku! Ibu telah memilihkan kehidupan yang bahagia untukmu, jauh sebelum kau lahir ke dunia ini.”
Gadis manis itu heran, “Bagaimana caranya, Bu?
Bukankah aku belum hadir di dunia waktu itu ?”

“Caranya dengan mencarikanmu ayah yang saleh. Dialah yang membawa kebahagiaan bagi keluarga kita, termasuk dirimu,” ujar si ibu. “Ibu ingin kebahagiaan itu berlangsung sepanjang hayatmu, di dunia dan akhirat,” sambungnya.

“Beritahu aku caranya, Bu?”
“Pilihlah calon suami yang akan memberi kebahagiaan dalam hidupmu,” tegas si ibu.
‘Agama membolehkanmu memilih suami yang tampan. Kau bisa senang punya pasangan yang enak dipandang. Tapi........”

“Kenapa? Memang kenapa dengan suami tampan?” tanya putrinya.

“Jika kesenanganmu tergantung pada ketampanannya, kau akan terpuruk saat ketampanannya itu lenyap. Kau pun bisa makan hati jika ketampanannya itu membuatnya merendahkan dirimu dan mempermainkanmu .”

Ibu yang lembut itu melanjutkan, “Agama kita mengizinkan kau memilih suami yang kaya. Kau akan senang hidup berkecukupan bahkan berkelebihan. Tapi...”
“Apa masalahnya punya suami kaya, bu ?”
“Jika kesenanganmu itu terletak pada harta, kau akan sengsara tatkala harta itu lenyap. Kau akan menderita karena dibayangi rasa takut miskin. Padahal kaya miskin dapat terjadi pada siapa saja dan kapan saja, karena kehidupan ini terus berputar.”

Si ibu kembali berbicara, “Agama mengizinkan kau memilih suami yang keturunan bangsawan, populer, atau berdarah ningrat. Kau akan senang ikut terangkat martabat bersamanya. Kau akan ikut disanjung dipuja berkat punya suami macam itu. Tapi…......”

“Kenapa dengan suami keturunan bangsawan dan ningrat, Bu?”
“Jika kesenanganmu terikat pada darah birunya, ketahuilah kehormatan itu bisa naik turun. Sekarang dia dihormati, dipuji, disegani, lain waktu dia akan dihina, dibuang, atau dicaci. Dalam kondisi itu kau akan ikut memikul derita yang teramat berat.”

“Bimbinglah aku, Bu! Aku ingin hidup bahagia dunia akhirat,” pinta gadis manis itu.
“Jangan khawatir, Anakku! Islam menganjurkan kau memilih suami yang mengutamakan Agamanya. Insya Allah, kebahagiaan dunia akhirat akan diberikannya kepadamu. Mungkin dia punya tampang biasa, namun dengan kesalehan dan cahaya takwanya akan membuatmu terpesona dalam bahagia. Boleh jadi hartanya belum ada, dengan kesalehannya mudah bagi Allah membuatnya kaya kapan saja. Tak masalah dia dari kalangan biasa, namun dengan kesalehannya, Allah yang akan meninggikan derajat dirinya dan dirimu.”

Gadis itu pun memeluk erat ibunya sambil tersenyum, “ Aku pilih hidup bahagia, ibu……… “.

Sahabat, coba deh kita renungi sejenak, betapa hebatnya konsep Allah SWT dalam memilihkan Jodoh buat kita, dibawah ini :

“Dan janganlah kamu nikahi wanita-wanita musyrik, sebelum mereka beriman. Sesungguhnya wanitabudak yang mukmin lebih baik dari wanita musyrik, walaupun dia menarik hatimu. Dan janganlah kamu menikahkan orang-orang lelaki musyrik (dengan wanita-wanita mukmin) sebelum mereka beriman. Sesungguhnya budak lelaki yang mukmin lebih baik dari lelaki musyrik walaupun dia menarik hatimu.Mereka mengajak ke neraka, sedang Allah mengajak ke surga dan ampunan dengan izin-Nya. Dan Allah menerangkan ayat-ayat-Nya (perintah-perin tah-Nya) kepada manusia supaya mereka mengambil pelajaran” (Q.s. Al-Baqarah: 221).

“ Perempuan dinikahi karena empat faktor. Karena hartanya, nasabnya, kecantikannya dan karena agamanya. Maka menangkanlah wanita yang mempunyai agama, engkau akan beruntung “. (HR. Bukhari, Muslim), ini juga berlaku sebaliknya

"Janganlah kamu menikahi perempuan karena kecantikannya, mungkin kecantikan itu akan membawa kerusakan bagi diri mereka sendiri. Dan janganlah kamu menikahi karena mengharap harta mereka, mungkin hartanya itu menyebabkan mereka sombong, tetapi nikahilah mereka atas dasar agama. Dan sesungguhnya hamba sahaya yang hitam lebih baik, asal ia beragama,” (HR. Baihaqi)